Archive for the Category » FASHION «

Miss Universe 2011

Siapa miss universe tahun ini….. ? TERPILIHNYA Miss Angola, Leila Lopes, sebagai Miss Universe 2011 mengejutkan banyak pihak. Itu disebabkan sebelumnya kontestan Ukraina, Olesya Stefanko, yang diduga kuat menjadi penyandang predikat Wanita Tercantik Sejagad.

Di mata Puteri Indonesia 2002, Melanie Putria, gadis berkulit hitam manis tersebut telah mematahkan “stempel” cantik yang biasanya selalu identik dengan gadis berkulit putih dan berambut pirang bak boneka Barbie.

“Pertama kali tahu lewat akun Twitter. Terpilihnya Leila Lopes dari Angola sebagai Miss Universe 2011 menunjukan bahwa kecantikan sekali lagi tidak bisa ‘distempel’ wanita berambut panjang dan pirang, kulit putih, layaknya boneka Barbie. Leila telah membuktikan dirinya memiliki nilai plus yang membuat dia stand out (menonjol) dari kontestan yang lain,” kata Melanie Putria kepada okezone di The Cone, FX Plaza, Selasa (13/9/2011).

Bukan tanpa alasan jika Leila Lopes terpilih sebagai Miss Universe 2011. Pasalnya, dari pengalaman Melanie mengikuti ajang Miss Universe beberapa tahun lalu, dia mendapati para kontestan asal Afrika selalu memesona.

“Saya pernah mengobrol dengan salah satu kontestan asal Afrika dan mereka sangat charming. Mereka terlatih untuk bisa berbeda dari wanita lain. Sebab siapapun yang ditampilkan di ajang Miss Universe, adalah wanita yang punya nilai tambah dan cantik secara genuinitas dari dalam,” tutupnya.


Warna-warni Fashion

Fashion sekarang berwarna warni ? betul… Tren permainan warna tampaknya semakin dikukuhkan dalam ajang New York Fashion Week Spring 2012. Hari kedua pekan mode yang berlangsung di Lincoln Center, Manhattan, New York City, Jumat (9/9/2011) lalu, menampilkan koleksi musim semi dari Peter Som, Jason Wu, dan Luca Luca, yang semuanya mendemonstrasikan versi mereka dalam permainan warna-warna yang cerah.

Jason Wu, yang namanya pertama kali dikenal setelah Michelle Obama mengenakan gaun rancangannya untuk malam inaugurasi sang suami pada tahun 2008, membuktikan bahwa ia masih layak menjadi perhatian. Gaun-gaunnya yang feminin dalam warna kuning dan biru elektrik dengan gaya melambai tampak begitu menyita perhatian beberapa tamu penting yang hadir, seperti editor fashion Anna Dello Russo dan bintang Glee Lea Michele.

Sementara itu, Peter Som menerjemahkan tema permainan warna tersebut dengan warna-warna yang lebih ngejreng, seperti gaun bulu onta warna fuchsia, gaun motif bunga warna neon, dan lain sebagainya. Sedangkan Luca Luca menampilkan palet warna biru dan putih dengan sedikit kilasan warna pink. Seperti Jason Wu, gaun-gaunnya banyak menampakkan pundak dan garis leher, sehingga memberi kesan seksi. more »

Incoming search terms for the article:


Desainer Jangan Asyik Usung Idealisme

LRBM 2011 telah mendapatkan nama-nama pemenang. Desainer busana muslim masa depan ini diharapkan mampu menjawab keinginan pasar. Salah satu kriteria pemenang Lomba Rancang Busana Muslim (LRBM) 2011 adalah memiliki karya yang berdaya jual. Sebagus apapun rancangan busana tetap harus laku dijual, bukan sekadar mengejar idealisme.

“Sekarang bukan soal idealisme lagi, tapi bagaimana desainer mampu menjawab permintaan pasar, yang laku dijual,” kata Tuti Cholid, desainer yang bertindak sebagai juri LRBM 2011 usai final di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (22/8/2011) malam.

Juri lainnya, desainer Lenny Agustin turut mengamini kenyataan demikian. Apalagi menurutnya, fesyen terutama desainer, masih dianggap hanya milik kalangan tertentu. Adalah salah satu tugas desainer untuk menerjemahkan fesyen, dengan membuat baju berharga lebih murah (lini sekunder).

“Fesyen sampai sekarang belum meluas fesyen, dianggap hanya pemilik pencinta mode. Kendala untuk lebih memasyarakatkan fesyen busana muslim adalah belum banyaknya desainer yang masuk lini sekunder, hanya menggarap kreasi couture yang customize, yang melayani pesanan tertentu,” paparnya pada kesempatan yang sama.

Menurut Tuti, yang telah berkreasi sejak 80-an, desainer muda kini punya banyak wadah untuk menggarap ide. Belum lagi semakin luas muatan lokal seperti kain-kain tradisional yang telah digali.

“Penerus generasi saya banyak sekali kemajuan, apalagi kita dibebaskan mengangkat khasanah budaya lokal. Kita harus berkompetisi menaklukkan pasar yang sangat terbuka, apalagi busana muslim kiblatnya di Asia,” terang Tuti.

Langkah kecil sebagai pemenang LRBM 2011 diharapkan menjadi cambuk bagi para desainer muda untuk terus tekun, berdedikasi, dan inovatif. Tuti bahkan menegaskan, desainer muda ini perlu arahan lebih lanjut agar semakin siap terjun ke pasar busana muslim yang kompetitif. more »


Koleksi Lebaran Universal dari Shafira

PAsti sudah pada bersiap-siap mengahdapi Lebaran yang tinggal 2 bulan, maklum kalau berburu pakaian pas puasa kelihatannya nggak asyik sih. PERKEMBANGAN zaman disadari label busana muslim Shafira sebagai langkah untuk terus maju dan melakukan perubahan serta inovasi. Perubahan tersebut dapat terlihat pada koleksi Lebaran tahun ini.

Rumah mode Shafira kembali memamerkan koleksi baru di Grand Ballroom Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (6/7/2011). Sebanyak 78 koleksi yang mengambil tema “Heritage” dikedepankan Shafira untuk membangun karakter yang lebih berani, muda, dan segar. Shafira menggantikan sejumlah koleksi tunik dan gamis yang terkesan “berat” dengan pola atasan longgar asimetris dan jaket tenun yang menggunakan konstruksi baru.
more »


Kate Middleton ‘Sewa’ Busana Desainer

Siapa nggak ingin tahu berita si permaisuri pangeran inggris ini ? Selama melakukan lawatan ke Kanada bersama sang suami tercinta, Kate Middleton disebut-sebut hanya meminjam koleksi busana desainer lokal untuk menghemat biaya perjalanan. Menarik! Seperti apa busananya ? Saat meninggalkan Bandara Heathrow di London, kakak kandung Pipa Middleton ini tampak mengenakan gaun Manon warna navy dari Roland Mouret yang ditutup dengan blazer berwarna senada dari desainer Canada, Smythe Les Vestes.

Kate juga mengenakan pumps Calogera dari Manolo Blahnik, dan handbag dari Mulberry. Sementara itu, sebelum mendarat di Macdonald-Cartier International Airport, Ottawa, Canada, Kate sempat berganti pakaian dengan mengenakan rancangan desainer Erdem Moralioglu.

Gaun yang juga berwarna navy ini menggunakan bahan lace Cecile yang ditumpuk di atas bahan stone crepe yang kontras. Lengannya yang sepanjang siku menggunakan lace tembus pandang dengan aksen scallop (lekukan) pada bagian bawahnya.

Kate melengkapi gaun yang kabarnya dirancang khusus untuknya itu dengan platform pumps dan clutch warna nude. Rambutnya ditata dengan gaya demi-chignon saat berada di pesawat oleh hairdresser-nya, James Pryce. Sayangnya, angin berhembus terlalu kencang di Bandara Ottawa sehingga sedikit mengacaukan rambutnya.

Bukan Kate namanya, jika tidak piawai dalam menentukan busana lainnya. Saat menghadiri informal barbecue party untuk para aktivis muda malam harinya di Tent Room, Rideau Hall, perempuan 29 tahun ini memakai gaunnya yang ketiga. Ia mengenakan gaun yang lebih kasual dari Issa Helayel, salah satu desainer favoritnya.

Gaun tumpuk warna hitam dengan motif burung-burung putih itu dipadukannya dengan selop bergaya wedges. Pangeran William juga memilih penampilan lebih santai dengan kemeja biru dan celana khaki. Untuk penampilannya yang resmi sebagai anggota kerajaan, Kate meninggalkan koleksi high street label-nya dengan busana rancangan desainer high-end.


Gaun Selebritis di Karpet Merah

Prom night adalah saatnya pamer gaun cantik nan glamor ala seleb Hollywood. Masih bingung gaun apa yang akan dipakai saat prom night nanti. Mungkin gaun para seleb ini bisa jadi inspirasi.

Seperti acara penghargaan lain, MTV Movie Awards adalah salah satu ajang di mana para seleb berlomba menampilkan pakaian terbaik mereka di karpet merah. Tak terkecuali MTV Movie Awards 2011 yang digelar awal Juni lalu. Bedanya dengan acara lain, di acara ini biasanya para seleb memilih gaun yang tak terlalu formal. Hasilnya adalah tampilan yang chic, stylish, dan bergaya muda, namun tetap glamor.

Cocok dengan konsep prom dress, bukan?
Coba saja telusuri tayangan foto di bawah. Siapa tahu gaun yang dipakai Emma Stone, Emma Watson, Aimee Teegarden, Ashley Benson, Troian Bellisario, Alyson Michalka, Chelsea Kane, dan Lenay Dunn ini bisa jadi inspirasi untuk gaun prom night kamu.

Incoming search terms for the article:


Pippa Middleton Jadi Model Catwalk?

SIapa sih nggak kenal cewek satu ini, dan sekarang menjadi bahan berita di seluruh dunia, KATE Middleton sempat berlenggok di catwalk mengenakan two pieces bikini pada acara kampusnya yang kemudian menjadi momen awal cinta Pangeran William. Ternyata, sang adik, Pippa Middleton juga menjadi model catwalk.

Pippa bukan beralih profesi menjadi model catwalk. Ia hanya pernah mengikuti aktivitas fesyen amal bersama kelompok mahasiswa Universitas Edinburgh yang diikutinya pada 2004.

Untuk acara amal tersebut, sarjana Sastra Inggris ini mengenakan lima busana berbeda, mulai dari glowing skirt yang kasual, gaun print dengan motif bertema Afrika, sweater, dan lainnya. Di antara desainer yang rancangannya dibawakan oleh Pippa, adalah Stella McCartney dan Ted Baker.

“Pippa adalah seorang gadis yang sangat cantik dan punya tubuh atletis. Dia tampak hebat, dan ia tahu itu,” kata seorang siswa yang terlibat dalam acara tersebut, seperti dikutip Dailymail, Minggu (12/6/2011).

Sejak tampil menjadi pengiring pengantin di pernikahan kerajaan, Pippa telah mengundang kekaguman banyak orang di seluruh dunia. Namun, tidak semua orang melayangkan pujian yang sama.

Sebuah majalah Prancis terkemuka, Le Point, meluncurkan kritik kepada Pippa dengan menyebut penampilannya “biasa”. Penulis Patrick Besson, menuliskan Pippa sebagai “putri seorang nyonya rumah dan pembuat mainan” yang terobsesi untuk mengumpulkan pacar kaya.

Artikel turut mengkritik kecantikan Pippa yang kini menjadi salah satu ikon gaya, mulai dari gigi, senyuman, bahkan tubuhnya yang dibilang “terlalu kurus dan tidak cukup sempurna”.


Fashion Catherine Dan Michelle Obama

Gaya busana dengan padu padan khas ala Duchess of Cambridge Catherine dan first lady Amerika Serikat Michelle Obama menjadi referensi penampilan banyak perempuan. Terusan atau gaun yang dikenakan keduanya selalu sukses menarik perhatian dunia. Tak hanya itu, pilihan gaya busana Catherine dan Michelle juga berdampak pada industri fashion. Tak sedikit perancang, rumah mode atau toko fashion yang mengalami peningkatan penjualan berkali-kali lipat karena pengaruh kedua perempuan penikmat fashion ini.

Catherine dan Michelle dikenal sebagai pribadi yang gemar padu padan busana. Busana merek ternama buatan desainer terkenal dipadukan apik dengan busana yang bisa dibeli siapa saja. “Gaya busana mereka terjangkau sehingga bisa ditiru siapa saja. Itulah sebabnya banyak orang yang ingin berbusana seperti mereka,” kata Leah Chernikoff dari Fashionista.com.
more »


pergelaran “Anne, Cinta & Sahabat”

DESAINER kebaya Anne Avantie merupakan orang pertama yang mengadakan pergelaran “Anne, Cinta & Sahabat” di pelataran Keraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat yang sakral dan mengandung unsur spiritual tinggi.

Bukan tak beralasan, ada banyak cerita di balik pemilihan lokasi pergelaran tersebut. Selain lahir dan besar di Kota Solo, Gusti Kanjeng Ratu Timoer justru sosok di balik terpilihnya Keraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat sebagai pergelaran tunggal sang desainer.

Bermaksud memperbaiki pamor Keraton Kesunanan Hadiningrat agar lebih baik di mata masyarakat, pelataran Keraton Kesunanan Hadiningrat akan menjadi saksi momen bersejarah itu.

“Cukup prihatin mengetahui ada saja warga Solo yang justru belum pernah bertandang ke sini. Keraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat sepertinya masih kalah pamor dengan keraton Yogyakarta. Kami melihat jika terus berpacu pada aturan yang kaku, keraton akan semakin ditinggalkan. Maka kami ingin lebih luwes, lebih terbuka kepada masyarakat. Kebetulan sekali bagai gayung bersambut Anne Avantie berencana mengelar acara di Solo, maka saya mengusulkan untuk menggunakan lokasi ini,” kata GKR Timoer saat konferensi pers, di Solo, Jumat (27/5/2011).

Menanggapi GKR Timoer, Anne menuturkan, dia melakukan persiapan selama tiga bulan ditambah perbincangan dengan pihak keraton setiap hari, sehingga menelurkan ketentuan dan rambu-rambu. Hal tersebut memunculkan dukungan luar biasa dari pihak keraton terhadap acara yang akan diadakan malam ini.

“Sebelumnya kenaikan Gusti Kanjeng Timoer ke atas panggung akan menggunakan tandu replika, namun setelah bicara dengan pihak keraton kami memutuskan untuk menggunakan tandu yang asli dan biasa digunakan Putri Raja untuk bepergian,” papar Anne.

“Menggunakan tandu asli untuk memperlihatkan pada masyarakat inilah adat yang kami pelihara atau lestarikan dan tidak rusak padahal sudah ada sejak ratusan tahun lalu, tepatnya zaman Pakubuwono II,” jelas GKR Timoer.

Pergelaran yang diprediksi akan berlangsung mewah itu tak hanya dinikmati oleh keluarga dan kerabat. Namun istimewanya, di antara tamu undangan akan hadir teman-teman masa kecil, guru sekolah, tukang becak langganan, dan tukang kebun Anne yang berdomisili di Solo.

Mereka belum sempat melihat pertunjukan “Damai Negeriku” yang diadakan di Jakarta Convention Center, Jakarta, dua tahun lalu. dikutip dari okezone.com


Padu Padan “Candy” ala Cynthia Tan

Crocs baru saja merilis koleksi teranyar, Candy. Crocs Candy hadir dengan ragam warna cerah, untuk model sepatu flat, wedges, hingga sandal jepit. Sepatu flat masih mendominasi 15 varian model Candy. Masing-masing model punya pilihan 3-4 warna berbeda. Sepatu Candy flat, tak hanya nyaman dikenakan pada suasana santai atau gaya busana kasual. Untuk membuktikannya, Crocs menggandeng desainer muda Cynthia Tan untuk memadupadankan Crocs Candy dengan ragam gaya busana yang modis, dari kesan kasual hingga feminin.

“Crocs Candy bisa dikenakan di segala suasana, dan bikin penampilan modis, bisa untuk gaya formal maupun untuk party. Hal ini dipengaruhi warna dan desain Candy yang memang dirancang dengan siluet dan bentuk untuk sepatu perempuan. Padu padan Crocs Candy dengan ragam busana menimbulkan kesan stylish dan seksi,” jelas Cynthia kepada Kompas Female di sela peluncuran Crocs Candy di Senayan City, Jakarta, baru-baru ini. more »