This entry was posted on Sunday, June 14th, 2009 at 5:29 pm and is filed under FASHION. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
pakaian.bizPakaian |

|
No Comments
|
|
|
June 14th, 2009
Filed under:
FASHION
|
|
Foto: telegraph
SETELAH menghilang selama beberapa tahun di Indonesia, Kenzo-merek asal Prancis di bawah Louis Vuitton Moet Hennesy (LVMH) Group-kini kembali lagi dengan membuka butik pertamanya di Plaza Indonesia.Butik ini menjadi satu di antara 60 butik di seluruh Asia, dan termasuk 35 butik dengan konsep baru. “Jika dilihat di sini, desain butiknya sendiri lebih kontemporer, dan yang paling khas adalah keberadaan ikon bunga Kenzo pada dindingnya,” ujar Hengky Wijaya, Managing Director Kenzo Boutique, saat grand opening butik Kenzo di Plaza Indonesia beberapa waktu lalu. Kehadiran produk busana pria dan wanita tersebut di Indonesia diprakarsai Primavera International, perusahaan ritel fesyen yang selama ini menangani dua brand fesyen asal Prancis. Perusahaan tersebut berhasil meyakinkan pihak Kenzo bahwa pasar Indonesia masih potensial bagi kehadiran merek karya perancang internasional. Direktur Primavera International Shierla Natawijaya, yang menangani seluruh urusan merchandise dan produk, sangat antusias dengan kehadiran label yang telah mendunia ini di Indonesia. Shierla yakin koleksi busana Kenzo akan diterima pasar Indonesia. “Sebagai merek fesyen terkemuka, Kenzo telah teruji eksistensinya selama puluhan tahun,”ujarnya. Label ini lahir dari tangan dingin Kenzo Takada, perancang ternama Jepang yang berkarya di Prancis. Kenzo tetap konsisten dengan rancangan yang memadukan unsur feminisme wanita, dengan ekspresi seni yang artistik. Dia menuturkan, sejak 2004, Antonio Marras menjadi Direktur Artistik Kenzo, dan mampu menuangkan serta meneruskan idealisme Takada. Christian Piat, Vice President Kenzo Asia, mengatakan bahwa pihaknya selama ini sudah memiliki pelanggan setia dari Indonesia. “Melihat antusiasme dan apresiasi pelanggan Indonesia terhadap karya rancang Kenzo, penting bagi kami untuk hadir lebih dekat, dan memberikan pelayanan terbaik kepada mereka,” kata Piat. Menurutnya,saat ini perkembangan fesyen di Indonesia cukup pesat, dan hal itu juga didukung oleh pengembangan fasilitas pusat belanja yang bukan saja memadai, melainkan juga indah. Saat ini Kenzo memiliki sekitar 60 butik di Asia. Butik yang terakhir dibuka akhir Maret lalu di pusat berbelanjaan terkemuka di Shanghai, yaitu di Plaza 66. Butik Kenzo di Jakarta, kata Piat, merupakan butik pertama di Asia yang menggunakan konsep dan tema terbaru, yaitu perpaduan antara sentuhan mistik ketimuran dan kenyamanan ala barat yang sophisticated. Plaza Indonesia dipilih sebagai lokasi butik pertama Kenzo tersebut, katanya, karena dipandang sebagai pusat perbelanjaan yang mewakili dua hal, yaitu spirit Kenzo sendiri dan target pasarnya di Indonesia yang menyasar kalangan pencinta mode yang menghargai fesyen. Bukan semata sebagai busana, melainkan juga bagian dari seni merayakan hidup. Selanjutnya, untuk koleksi Spring/Summer 2009 kali ini, ditampilkan koleksi Memory of Summer yang terinspirasi dari kisah Alice in the Wonderland. Dongeng ternama itu berkisah tentang seorang gadis yang terdampar pada dunia mimpi, tempat segalanya bertentangan dengan dunia nyata. Dia menemukan hal surealis dan membawanya dalam dunia fantasi. Hadir dalam rangkaian motif bunga cantik, sal, wol bersulam motif bunga dan dedaunan, bahan satin sampai garbadin dalam nuansa pastel yang lembut. Semua koleksi anyar tersebut membawa ingatan pada perjalanan Alice pada sebuah taman yang cerah. Detail jumbai, bahan crepe china, gelepai sifon, linen, tule, menggambarkan lamunan seorang gadis akan mimpi. Beragam sulaman dan tapestry, bentuk kerang, kelopak bunga organsa, mutiara yang dibungkus pita dan payet, rajutan yang dihiasi motif metalik dan bahan rajut bercorak satwa. Petualangan Alice membawa gaya klasik dan modern. Berangkat dari masa kanak-kanak, kemudian beranjak dewasa sebagai simbol impian dan apa yang diimpikan. Koleksi Kenzo ini dibagi dalam tiga kategori, yakni “Defile” yang merupakan rancangan khusus Antonio Marras, “Casuale Collection” untuk anak muda, dan “Kenzo Collection” yang merupakan line ready to wear. Kemudian, ada produk must have item untuk pencinta, Kenzo yakni tas Pagadon. Dirancang sendiri oleh Kenzo Takada, tas tangan ini berukuran kecil, dengan warna pastel yang kalem, sangat feminin sekaligus khas Asia.(Koran SI/Koran SI/ftr)
|
|
Leave a Reply




