pakaian.bizPakaian |

|
No Comments
|
|
|
July 14th, 2010
Filed under:
Uncategorized
|
|
|
FUNGSI aksesori semakin penting dan tak sekadar menjadi pelengkap busana. Mengintip perkembangan tren tahun mendatang, desainer Elizabeth Wahyu memprediksi aksesori warna silver dan model rantai bakal diminati banyak kaum wanita. “Tahun 2011 akan banyak aksesori warna silver, berbeda dengan tahun ini yang didominasi warna gold,” terangnya saat ditemui okezone di Decanter Wine House, Plaza Kuningan, Jakarta, Selasa (13/7/2010). Menurut Elizabeth, tren aksesori untuk 2011 sudah bisa diprediksi mulai dari sekarang karena sudah bermunculan aksesori dengan warna-warna silver. Kendati demikian, para pencinta aksesori warna gold tetap banyak di tahun mendatang. Mereka tidak berpaling pada aksesori warna silver. “Meski tahun 2011 akan didominasi dengan warna-warna silver, tapi penggemar warna-warna gold nanti tidak berkurang. Dan seperti yang kita lihat, warna abu-abu sejak sekarang sudah banyak terlihat. Nantinya akan bergeser ke sana, ke arah silver,” lanjutnya. Read the rest of this entry » |
|
|
July 13th, 2010
Filed under:
Uncategorized
|
|
|
BERLIN membuktikan dirinya sebagai kekuatan baru di dunia mode Eropa. Dengan semangat artistik para desainer muda dan didukung fasilitas serta sumber daya memadai, Berlin perlahan menanjak sebagai fashion capital. Memang, jika dibandingkan dengan New York, Paris, London, atau Milan, Mercedes-Benz Berlin Fashion Week masih bukan tandingan dalam hal standar sebuah pekan mode internasional. Tapi toh, kota mode Jerman tersebut tetap punya daya tarik tersendiri, terutama bagi seniman muda dengan bujet terbatas yang kini membanjiri Berlin dengan kreativitas. Lihat saja perhelatan Berlin Fashion Week yang didominasi desainer muda berbakat dari seluruh penjuru Eropa. ”Bagi desainer muda yang baru saja memulai bisnisnya, bujet adalah pertimbangan utama, terutama bila mereka menyasar kota-kota mode besar seperti Paris, Milan, atau London,” ujar Peter Levy, Senior Vice President IMG Fashion Worldwide, penyelenggara Berlin Fashion Week. Read the rest of this entry » |
|
|
July 7th, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
FILM “Twilight” terbaru, Eclipse, yang kembali diperankan selebriti favorit remaja masa kini, Kirsten Stewart, Robbert Pattinson, dan Taylor Lutner, bukan hanya membuat para remaja tergila-gila akan jalan ceritanya, melainkan juga busana yang mereka kenakan. Karena itu, wajar jika tak lama setelah premier, busana ala para vampir dan werewolf langsung mendominasi jaringan ritel di Amerika. Salah satunya Nordstorm, yang merilis koleksi khusus Eclipse di bawah label BP. Sebelumnya, BP juga mendesain koleksi khusus yang terinspirasi oleh film kedua dari trilogi Twilight, New Moon. Namun berbeda dengan koleksi sebelumnya yang mengikuti gaya berbusana Edward, Jacob dan Bella, untuk koleksi Eclipse, BP juga menawarkan rangkaian busana untuk para fans Twilight Saga, layaknya sweter dan t-shirt bertuliskan “Camp Cullen”, “Team Edward” atau “Team Jacob”. Read the rest of this entry » |
|
|
July 5th, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
PERKEMBANGAN mode di Indonesia terus bergulir dan memengaruhi masyarakat untuk tampil modis. Misalnya, di Kota Surabaya. Ternyata, masyarakat di Kota Pahlawan ini sudah mulai melek mode. Jakarta memang masih unggul dalam perkembangan modenya. Pantas bila masyarakatnya pun selalu mengikuti perkembangan fesyen. Tapi seiring bergulirnya waktu, masyarakat di Kota Surabaya tak mau kalah dalam hal perpenampilan. ”Masyarakat di Surabaya sudah melek mode, enggak kalah dengan Jakarta. Terutama mereka yang mengenakan busana muslim mulai berani tampil beda,” tutur desainer Alphiana Chandrayani yang ditemui okezone di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini. Read the rest of this entry » |
|
|
July 1st, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
Japanese fashion’ (busana/mode bergaya Jepang) merupakan perpaduan gaya tradisional Jepang dan modern. Baju Jepang mulai menandingi tata busana gaya barat semenjak abad 21 dan sekarang berubah menjadi apa yang disebut dengan ‘street fashion’. Istilah tersebut digunakan untuk mendeskripsikan mode/gaya pakaian yang dikenakan seseorang melalui perpaduan trend mode terbaru dengan gaya tradisional. Sekarang ini banyak macam gaya berpakaian di Jepang, termasuk juga baju dari perpaduan merk lokal danmerk asing. Beberapa jenis gaya berpakaian tersebut terkesan ekstrim dan dapat dipandang sebagai pelopor seni yang setara dengan model peragaan busana di Eropa. Rentetan fenomena naik-turunnya popularitas dari kebanyakan trend baju/pakaiantersebut telah dicatat oleh Choicer Loki sejak tahun 1997 dalam majalah mode ’FRUiTS’. Majalah ini merupakan majalah terkemuka yang telah mengenalkan ’street fashion’ di Jepang. ’Street fashion’ kini telah menjadi trend yang paling populer di Jepang. Hal itu tidak lepas dari peran anak-anak muda Jepang yang mengenakan berbagai pakaian aneh di daerah perkotaan seperti Harajuku, Ginza, Odaiba, Shinjuku, dan Shibuya. Beberapa contoh gaya yang populer di Jepang antara lain Lolita, Cosplay, Kogal, Ganguro, B?s?zoku, dan Elegant Gothic Aristrocrat. |
|
|
June 30th, 2010
Filed under:
Pakaian
|
|
|
AJANG Islamic Fashion Festival 2010 kembali digelar. Mengusung tema ”Cita Nusantara”, para desainer dari Indonesia dan Malaysia mendapat tantangan mengolah puluhan jenis kain menjadi lebih modern dan wearable. Seperti tahun sebelumnya, para perancang yang ikut berpartisipasi di ajang Islamic Fashion Festival (IFF) kesembilan ini bukan wajah baru lagi. Mereka adalah perancang pilihan yang setia mendukung ajang kolaborasi dua negara untuk mewujudkan Jakarta dan Kuala Lumpur sebagai ibu kota busana muslim dunia. Para desainer Indonesia yang ikut berpartisipasi selama pergelaran IFF, di antaranya Merry Pramono, Iva Latifah, Erni Kosasih, Hannie Hananto, Alphiana Chandrayani, Anne Rufaidah, Jenny Tjahyawati, Safitri, Ida Royani, Zainal Songket, Nuniek Mawardi, Ian Adrian, Milo, Samuel Wattimena, dan Ghea Panggabean. Sementara dari Malaysia diwakili Tom Abang Saufi, Melinda Looi, Khadani, Noraini Jarumas, Kraftangan Malaysia, dan Mona Din Hajaba. ”Alhamdulillah IFF tahun ini bisa terselenggara dan hanya membutuhkan waktu satu bulan. Kami menggelar IFF selama dua hari, mulai dari 29-30 Juni 2010. Tadinya tidak ada rencana digelar di Jakarta, karena tahun ini kami lagi banyak melakukan promosi. Belum lama ini kami memperkenalkan busana muslim di New York,” tutur Founder & Chairman IFF Dato’ Raja Rezza Shah kepada okezone seusai pergelaran busana, Selasa (28/6/2010). Rezza –panggilan akrab Dato’ Raja Rezza Shah- mengatakan, saat ini sudah saatnya masyarakat internasional (Barat) mengenal busana muslim bisa tampil cantik. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang masih menilai bahwa busana muslim identik dengan pakaian hitam-hitam. Read the rest of this entry » |
|
|
June 27th, 2010
Filed under:
Pakaian
|
|
|
Sarah Jessica Parker (45) suka berbelanja pakaian di toko yang menjual busana bekas biasanya dalam rangka pengumpulan dana bantuan kemanusiaan. Di sana ia bisa memperoleh pakaian yang tak dimiliki oleh orang lain. “Saya tetap percaya kepada toko pakaian bekas–itu merupakan satu-satunya tempat di mana anda dijamin bisa menemukan sesuatu yang sangat unik,” katanya. Bagaimanapun, ibu dari tiga anak–James (7) serta si kembar Marion dan Tabitha (10 bulan)–ini juga masih suka busana karya perancang fashion. Namun, ia mengutamakan pakaian yang cocok untuk sehari-hari. “Saya sangat suka pakaian yang indah, dibikin dengan baik. Saya jarang berbelanja. Jadi, saya memilih busana yang awet. Saya suka memadukan busana vintage dengan yang dibuat oleh para perancang yang lebih baru,” tuturnya. “Tapi, saya mengenakan apa yang praktis karena saya seorang ibu. Saya berjalan kaki mengantar anak laki-laki saya ke sekolah dan saya tidak ingin mengecewakannya,” sambungnya. |
|
|
June 26th, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
SETAHUN sudah kematian King of Pop, Michael Jackson. Warisannya tidak terbatas pada musik, tapi juga bagi perkembangan industri fesyen dunia. Jangan ditanya berapa banyak penggemar berat Michael Jackson di seluruh belahan dunia. Superstar ini memang telah menelurkan banyak karya apik yang mampu mewarnai belantika musik dunia. Tapi dari diri Jacko, panggilan akrabnya, tak hanya kemampuan musikalitas yang bisa dinikmati, sebab pengaruh gaya busananya turut melanda fesyen dunia. Berikut, beberapa tren fesyen Jacko yang ternyata dicontek kalangan selebritis Hollywood, seperti okezone lansir dari Zimbio, Sabtu (26/6/2010). Jaket militer Tren army yang sekarang booming sebenarnya bukan hal baru. Gaya militer ini merupakan pengulangan dari tampilan gemerlap yang dipopulerkan Jacko pada awal 1980-an. Salah seorang artis Hollywood yang menggunakan jaket militer ala Jacko adalah Beyonce. Dalam sebuah acara, ia terlihat mengenakan jaket militer keluaran Balmain lengkap dengan ensambel khas Jacko. Fesyen ala robot Sebagian besar kostum panggung Jacko dirancang dengan pertimbangan utama adalah mobilitas. Meski kostumnya terlihat “heboh”, Jacko tetap luwes bergerak saat tampil. Misal, celana panjang bersama kaos singlet dan kemaja panjang warna putih, ia padukan dengan sepatu selutut berdetail mirip robot. Gaya ini ditiru dengan baik oleh penyanyi Rihanna. Gemerlap payet Dalam banyak kesempatan, Jacko terlihat mengenakan busana berdetail payet berupa batu yang sangat gemerlapan. Lady Gaga adalah salah satu seleb yang mencontek gaya Jacko satu ini. Celana bergaris Read the rest of this entry » |
|
|
June 24th, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
SEPATU high heels bisa mengubah penampilan wanita lebih tinggi dan seksi. Namun nyatanya, tidak sedikit dari mereka yang mengalami rasa sakit saat memakai sepatu tersebut. Lantas, bagaimana solusinya? Jawabannya langsung diberikan penyanyi Avril Lavigne. Menurutnya, masalah kenyamanan saat memakai sepatu bertumit tinggi bisa diatasi dengan memakai body lotion. Pelantun ”Girlfriend” ini rupanya punya pengalaman pribadi memakai high heels saat menjalani sesi pemotretan. Kedua ujung kakinya ternyata kesulitan masuk pada sepatu favoritnya. Untuk mengatasi hal itu, Avril pun disarankan mengoleskan body lotion terlebih dahulu pada seluruh permukaan kakinya sebelum memakai sepatu. Alhasil, Avril pun mengaku nyaman memakai high heels. Tak heran jika kebiasaan itu lantas dilakukannya hingga kini. Selain memberikan tip mengatasi rasa sakit memakai high heels, Avril juga berbagi rahasia mendapatkan rambut sehat. Ternyata, pemilik nama lengkap Avril Ramona Lavigne Whibley ini sering keramas setiap hari agar rambutnya bisa bernapas. Read the rest of this entry » |
|
|
June 22nd, 2010
Filed under:
FASHION
|
|
|
MENGOLAH kain tradisional menjadi busana, bisa mempercantik penampilan. Inilah yang ditegaskan oleh desainer kenamaan Indonesia, Riny Suwardy. Kembali menciptakan kreasi terbaru, Riny mengolah rancangannya menjadi sebuah koleksi yang sederhana namun tetap memancarkan keindahan kaum hawa. Simpel, elegan, dan glamor adalah konsep utama dari rancangan kebaya pengantin karya Rini Suwardy. Terlihat simpel dengan model yang sederhana, namun tetap menonjolkan keanggunan bagi si pemakainya. Di sisi lain, tetap terkesan mewah dengan perpaduan detail serta keharmonisan yang tersemburat dari warna-warna payetnya. Tak hanya itu saja, pemilihan warna bahan pun cenderung berbeda dengan model busana pengantin pada umumnya. Kali ini, Rini mengusung perpaduan warna abu-abu. Sehingga koleksi yang terlihat tampil dengan warna abu-abu keungguan, abu-abu ke gradasi toska, bahkan ada beberapa warna yang beralih ke gradasi warna hijau dan merah. Menjawab kebutuhan Anda terhadap kebaya yang simpel, Riny pun mencoba menawarkannya melalui desain kebaya pendek dengan sentuhan perubahan ornamen-ornamen unik. “Kebaya yang saya tampilkan memang mengusung konsep lebih simpel, dan terdapat perubahan-perubahan ornamen seperti ekor di bagian belakang yang membuat kebaya terlihat lebih elegan. Kehadiran ekor ini tidaklah permanen, sehingga di suatu kesempatan, si pemakai bisa melepaskan ekornya tanpa menghilangkan kecantikan dan keanggunan dari kebaya tersebut,” ujarnya usai fashion show Kemilau Songket Padang by Rini Suwardy feat Marshanda di Bidakara Wedding Expo 5, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, belum lama ini. Aksen lipit, frill, dan kerut yang menjadi ciri khas Riny masih tetap dipakai untuk menciptakan kebaya yang cantik. Selain itu, kini Riny pun memperkenalkan aksen terbaru dalam rancangannya, yaitu bentuk bunga. Read the rest of this entry » |
|



