Baju / pakaian / pelindung

Busana atau pakaian yang melindungi tubuh manusia dari cuaca ekstrim dan fitur-fitur lain dari lingkungan. Hal ini dipakai untuk keamanan, kenyamanan, dan kesederhanaan untuk mencerminkan agama, budaya dan sosial yang berarti. Pakaian hari ini, di abad ke-21 sering kali lebih sering dipakai untuk keperluan fashion daripada kehangatan dan kenyamanan.

Praktek fungsi pakaian adalah untuk melindungi tubuh manusia dari bahaya di lingkungan: cuaca (sinar matahari kuat, ekstrim panas atau dingin, dan hujan, misalnya), serangga, bahan kimia berbahaya, senjata, dan kontak dengan zat abrasive, dan bahaya lain . Pakaian dapat melindungi terhadap banyak hal yang dapat merusak tubuh manusia yang telanjang. Dalam beberapa kasus, pakaian melindungi lingkungan dari pakaian pemakai juga (contoh: medis scrub).

Manusia telah menunjukkan keahlian dalam ekstrim devising pakaian solusi untuk masalah-masalah praktis dan perbedaan antara pakaian dan peralatan perlindungan lainnya tidak selalu jelas; contoh termasuk ruang sesuai, kondisi udara pakaian, baja, pakaian, swimsuit, lebah-penjaga dari pakaian pelindung, motor barang dr kulit, pakaian visibilitas tinggi, dan pakaian pelindung.

Masyarakat juga menghias tubuh mereka dengan mekap atau kosmetik, yang minyak wangi, dan hiasan lainnya, mereka juga potong, celup, dan mengatur rambut di kepala, wajah, dan badan-badan (lihat hairstyle), dan kadang-kadang juga menandai kulit mereka (dengan tato, scarifications, dan piercings). Semua ini dapat berkontribusi untuk dekorasi keseluruhan efek dan pesan pakaian, tetapi tidak merupakan pakaian.

Artikel dibawa daripada dipakai (seperti purses, canes, dan payung) biasanya dianggap fashion accessories daripada pakaian, tetapi topi dan pakaian sweaters kecil dapat disebut pakaian atau aksesori. [Kutipan diperlukan] Jewelry kacamata dan biasanya dianggap sebagai aksesori well, [kutipan diperlukan] walaupun dalam sambutannya item tertentu ini akan dijelaskan sebagai dipakai daripada dilakukan.

Secara historis, telah terjadi banyak masyarakat di mana sebagian atau lengkap ketelanjangan adalah norma budaya. Modern di dunia, sebagian besar merasa sosial budaya tidak dapat diterima untuk berjalan di dalam masyarakat tanpa pakaian.

Incoming search terms for the article:


Category: Pakaian
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>