Tag-Archive for » Ramah «

Batik Ramah Lingkungan ?!

KArena sudah begitu ngetrend nya batik… nggak ada salahnya kan kalau mulai berpikir Batik harus ramah lingkungan !?. Suksesnya perdagangan batik di Indonesia sayangnya menimbulkan persoalan lingkungan tersendiri. Menurut riset, industri batik setiap tahun memproduksi kadar emisi CO2 tertinggi jika dibandingkan dengan sektor UKM lainnya yang umumnya merupakan hasil dari ketergantungan industri tersebut akan bahan bakar (minyak tanah) yang tinggi.

Tak hanya itu, penggunaan air secara berlebihan oleh UKM batik juga mengakibatkan kelangkaan air bersih selama musim kemarau. Dalam keadaan tersebut, sering kali pelaku UKM beralih pada solusi air bersih yang membutuhkan pasokan energi lebih besar sehingga meningkatkan biaya produksi.

Menurut Adi, perwakilan dari Clean Batik Initiative (CBI) dalam proses produksi batik berkelanjutan mengatakan, dengan adanya program pembinaan UKM ini telah dapat menghemat 1,7 miliar per tahun untuk biasa produksinya. more »


Pewarna Alam Bikin Warna Batik Jadi Unik

Proses pewarnaan kain batik umumnya dilakukan dengan menggunakan pewarna kimia. Namun kini semakin populer pula proses pewarnaan yang menggunakan bahan baku dari alam. Dengan menggunakan pewarna alam ini, proses pembuatan batik tentunya menjadi lebih ramah lingkungan.

Untuk memperkenalkan proses pewarnaan alam ini, Komunitas Klasik Indonesia mengadakan workshop “Ikat Celup dengan Pewarna Alam” di Museum Tekstil Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam workshop yang merupakan salah satu rangkaian program bertema “Dari Wanita untuk Karya dan Alam Indonesia” ini dijelaskan pula berbagai kelebihan dari zat pewarna alam.

Bahan pewarna alami umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti kayu, kulit kayu, akar, kulit akar, biji, kulit biji, daun, maupun bunga. Proses pewarnaan dengan menggunakan zat warna alam memang lebih rumit jika dibandingkan dengan menggunakan zat pewarna sintetis. Sebab, prosesnya harus dilakukan berulang kali untuk mendapatkan warna seperti yang diinginkan. Namun warna-warna yang dihasilkan memang cenderung menjadi lembut serta bersifat unik dan eksklusif. Karakteristik dari tumbuhan dan faktor lingkungan lah yang mempengaruhinya.
more »

Incoming search terms for the article: